Mitra Outsourcing Terbaik untuk Bisnis Anda!
© BRAVE COMPETENT PROFESSIONAL
Pendahuluan
Sebuah fakta dari tahun ke tahun para pencari kerja semakin meningkat. Baik dalam kuantitas maupun kualitas. Salah satu penyebabnya banyak pencari kerja yang tidak dapat menemukan sendiri lowongan pekerjaan. Demikian pula pengguna tenaga kerja atau perusahaan yang karena aktifitas dan kesibukan, hampir tidak ada waktu untuk mendapatkan sendiri tenaga kerja yang memenuhi syarat yang diperlukan. Atas dasar ini maka dipandang perlu untuk mengikut sertakan pihak luar, sebagai upaya untuk menjembatani antara pencari kerja dengan perusahaan. Adapun yang kami tawarkan kepada perusahaan mengenani ketenagakerjaan adalah mengenai segala bentuk pengadaan, pengelolaan danperjanjian dengan tenagakerja. Salah satu kegiatan tersebut berupa jasa pencari tenaga kerja profesional yang berkualitas dan berdedikasi tinggi melalui proses seleksi dan evaluasi. Dimana dalam pelaksanaannya memiliki sasaran antara lain:
- Pemenuhan permintaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa tenaga kerja dan sekaligus
- Menjembatani antara pengguna jasa sebagai pemakai tenaga kerja dengan calon tenaga kerja sebagai pencari kerja.
- Berdasarkan fakta bahwa dunia kerja (perusahaan) memerlukan tenaga kerja yang di sesuaikan dengan kebutuhan penggunajasa.
- Melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja untuk suatu paket kontrak pekerjaan, penyediaan tenaga kerja, pengelolaan tenaga kerja dalam masa percobaan sebagai sarana seleksi dalam penerimaan/pengangkatan karywan.
- Menenuhi kebutuhan tenaga kerja temporer yang di sesuaikan dengan waktu dan pekerj aan serta membantu tugas personalia.
- Keberhasilan penyaluran dan penempatan para pencari kerja untuk bekerja secara produktif dan efektif.
- Memberikan kepada pengguna tenaga kerja (pengusaha) untuk mendapatkan tenaga kerja yang bermutu guna peningkatan produksi dan produktifitas pekerja.
- Mengurasi resiko yang muncil dari masalah tenaga kerja guna menghindari terhambatnya aktifitas perusahaan.
PENGAMANAN DAN KEAMANAN (Security)
Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan sebuah kegiatan usaha dan investasi, adalah dengan terciptanya rasa aman, tertib dan nyaman. Bentuk kejahatan dan ancaman keamanan frik bukan hanya terjadi di lingkungan umum dan pemukiman, namun juga terhadap kegiatan usaha dan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil pengamatan, mayoritas pelaku kejahatan di lingkungan perusahaan melibatkan orang dalam yang bekerja sama dengan pihak luar. Gangguan dan ancaman KAMTIBMAS yang memprihatinkan ini dapat dilihat dari kecenderungan peningkatan baik secara kualitas yang cukup meresahkan, antara lain:
- Kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan dan lain sebagainya.
- Kejahatan transnasional seperti terorisme, cyber crime dan lain sebagainya.
- Kejahatan SARA seperti bentrokan antar etnis, agama dan lain sebagainya.
- Kejahatan terhadap kekayaan negara.
Pengamanan adalah segala usaha, kegiatan dan tindakan yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan terus menerus, baik secara terbuka maupun tertutup, dengan lebih mengutamakan tindakan preventif daripada represif, untuk melindungi asset/kegiatan perusahaan dari segala ancaman, gangguan dan hambatan serta pengaruh lingkungan yang dapat merugikan perusahaan.
Agas susasana aman, nyaman dan tertib dapat terwujud sesuai dengan yang diharapkan, maka dibutuhkan profil dan manajemen security yang mampu bertinda profesional, memiliki kondisi prima, kemampuan dan keterampilan teknis yang mantap serta disiplin dan kewaspadaan tinggi, dimana keberadaan serta manfaatnya dapat dirasakan.
Satuan pengaman sebagai bentuk pengamanan swakarsa dan sebagai garda terdepan suatu perusahaan, dapat digolongkan sebagai badan profesional atau terkait dalam bidang keamanan. Dengan demikian satuan pengaman adalah pembantu atau pengemban fungsi kepolisian, sebagaimana diamanatkan dalam Undang – Undang RI No. 2 tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Menyingkapi situasi keamanan yang terjadi saat ini serta menghadapi era persaingan bisnis yang cukup ketat, terutama pada era globalisasi, maka banyak manajemen perusahaan memerlukan konsentrasi tinggi terhadap Core Bussiness-nya. Kebijakan manajemen yang paling memungkinkan untuk efisiensi dan efektivitas kinerja adalah dengan cara Out Sourcing infrastruktur/fasilitas yang akan menjadi pendukung bisnis utama untuk dikelola oleh pihak ketiga.
